Kata-Kata Indah Adalah Sihir Menurut Hadits Nabi, Hati-Hati!

Salafusshalih.com – Pernah tidak kita terkesima dengan penjelasan seseorang yang indah dan runtut? Pernah tidak melihat seorang wanita yang dibuat tak berdaya oleh keindahan gombalan dan kata-kata seorang pria yang sedang merayunya? Jika pernah menyaksikan kedua hal di atas maka patutlah berhati-hati, karena menurut Nabi Muhammad kata-kata iadalah sihir yang bisa memalingkan sesuatu dari perkara yang hak karena terpelintir kata-kata indah.
Nabi Muhammad dalam sebuah haditsnya pernah menyampaikan bahwa kata-kata indah bisa bisa jadi sihir.
عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَجُلَيْنِ قَدِمَا فِي زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَطَبَا فَعَجِبَ النَّاسُ مِنْ كَلَامِهِمَا فَالْتَفَتَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ مِنْ الْبَيَانِ سِحْرًا أَوْ إِنَّ بَعْضَ الْبَيَانِ سِحْرٌ قَالَ أَبُو عِيسَى وَفِي الْبَاب عَنْ عَمَّارٍ وَابْنِ مَسْعُودٍ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ الشِّخِّيرِ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Artinya: “Dari Ibnu Umar bahwasanya; Suatu ketika pada zaman Rasulullah, datanglah dua orang laki-laki lalu keduanya menyampaikan khutbah kepada khalayak, dan orang-orang pun merasa kagum terhadap pembicaraannya. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpaling ke arah kami dan bersabda: “Sesungguhnya di antara bayan (penjelasan dengan kata-kata) itu adalah sihir.” Atau, “Sesungguhnya sebagian dari bayan itu adalah sihir.” Abu Isa berkata; hadits semakna juga diriwayatkan dari Ammar, Ibnu Mas’ud, dan Abdullah bin Asy Syikhkhir. Dan hadits ini adalah hasan shahih”.
Dari hadits ini menjadi jelas bahwa kita semua wajib hati-hati jika mendengar kata-kata indah yang bisa memalingkan suatu kebenaran. Dalam kitab Fathul Bari dijelaskan bahwa kata-kata indah itu dibagi menjadi 2.
Ibnu at-Tin menerangkan bahwa bayan (penjelasan) itu ada dua macam. Pertama, perkataan yang menjelaskan maksud. Kedua, merangkai kata-kata yang indah untuk menarik perhatian. Bayan yang kedua inilah yang diserupakan dengan sihir. Bayan akan menjadi tercela jika digunakan untuk tujuan keburukan. Diserupakan dengan sihir karena sihir itu bisa memalingkan sesuatu dari hakikatnya.
Kata-kata indah memang diserupakan sihir, namun tidak tercela dan menjadi tercela apabila digunakan untuk tujuan keburukan. Nabi Muhammad juga pernah berpesan untuk hati-hati kepada kata-kata yang menawan dan Allah sendiri membenci seseorang yang menggunakan kefasihan lisannya untuk bersilat lidah.
إِنَّ اللهَ يُبْغِضُ الْبَلِيْغَ مِنَ الرِّجَالِ، الَّذِيْ يَتَخَلَّلُ بِلِسَانِهِ كَمَا تَتَخَلَّلُ الْبَقَرَةُ.
Artinya: “Sesungguhnya Allah membenci seseorang yang berbicara berlebih-lebihan yang memutar-mutar lisannya (untuk menampakkan kefasihannya) sebagaimana sapi yang memutar-mutar lisannya.”
Walhasil berhati-hatilah dengan kata-kata menawan, jika kata-kata tersebut bisa membangkitkan semangat maka tidak mengapa, akan tetapi jika memalingkan dari kebenaran maka berhati-hatilah, Wallahu A’lam Bishowab.
(Ahmad Khalwani)



