Al Qur'an

Ini Waktu Utama Untuk Membaca Al Quran Saat Ramadhan

Salafusshalih.com – Salah satu ibadah yang paling sering dilakukan saat bulan Ramadhan adalah membaca Al-Qur’an. Bahkan membaca Al-Qur’an selepas Tarawih sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia yang dikenal dengan tadarusan. Namun demikian, bagi orang Islam alangkah lebih baiknya mengetahui waktu utama untuk membaca Al-Qur’an saat bulan Ramadhan.

Banyak orang, saat bulan Ramadhan berlomba untuk mengkhatamkan membaca Al-Qur’an. Ada yang memprogramkan “one day one juz” untuk mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan ini, memang bulan yang spesial untuk membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Salah satu alasannya adalah karena pada bulan ini Al-Qur’an diturunkan pada Nabi Muhammad melalui perantara malaikat Jibril.

شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِ

Artinya: “Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).” (QS. Al-Baqarah [2]: 185).

Secara dalil agama, membaca Al-Qur’an saat Ramadhan baik siang-malam atau kapan pun itu adalah baik dan boleh. Namun demikian, Imam Nawawi dalam kitabnya, Al-Adkar menyebutkan waktu yang utama untuk membaca Al-Qur’an.

 

وأما القراءة في غير الصلاة، فأفضلها قراءة الليل، والنصف الأخير منه أفضل من الأول، والقراءة  بين المغرب والعشاء محبوبة، وأما قراءة النهار فأفضلها ماكان بعد صلاة الصبح، ولا كراهة في القراءة  في وقت من الأوقات، ولا في أوقات النهي عن الصلاة

Artinya: “Adapun waktu utama baca Al-Qur’an di luar shalat adalah pada malam hari. Paruh kedua malam lebih utama dibanding paruh pertama. Disunnahkan juga membacanya ketika selang waktu Maghrib dan Isya. Sementara waktu siang, yang dianjurkan adalah ketika usai shalat Subuh. Pada prinsipnya, kapan pun membaca Al-Qur’an diperbolehkan. Tidak ada kemakruhan untuk membaca Al-Qur’an kapan saja. Bahkan membaca Al-Qur’an di waktu yang dimakruhkan shalat sekalipun tetap diperbolehkan.”

Dari sini bisa ditarik kesimpulan mengenai waktu yang utama membaca Al-Qur’an saat Ramadhan.

Pertama, waktu utama membaca Al-Qur’an adalah ketika shalat.

Kedua, malam hari tepatnya di akhir malam.

ketiga, malam hari tepatnya di awal malam.

Keempat, waktu antara Maghrib dan Isya.

Kelima setelah Subuh.

Waktu ini adalah waktu yang utama, di luar waktu ini juga diperbolehkan dan pahala membaca Al-Qur’an juga tetap luar biasa, Wallahu A’lam Bishowab.

(Ahmad Khalwani)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button