Al Qur'an

Tafsir Surah At Takatsur: Bicara Tingkat Keyakinan

Salafusshalih.com – Tafsir surah At-Takatsur mengupas masalah jenis pengetahuan atau ilmu tentang keyakinan.

Awal ayat surat ke 102 ini menjelaskan tentang orang yang suka bermegah-megahan, mengejar kekayaan, pengikut (fans), ketenaran, kemuliaan hingga lalai dari ketaatan kepada Allah. Bahkan tak percaya surga dan neraka, karena belum pernah merasakan dan melihat.

Maka Allah menegaskan dalam ayat kelima hingga ketujuh surah Al-Takatsur.

كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ ٱلْيَقِينِ ٥

Sekali-kali tidak! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti (ilm al-yaqiin)

لَتَرَوُنَّ ٱلْجَحِيمَ ٦

Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahim

ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ ٱلْيَقِينِ ٧

Kemudian kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri

Ayat senada yang menambahkan tingkatan ilmu paling tinggi ada dalam surah Al-Haqqah: 51.

وَإِنَّهُۥ لَحَقُّ ٱلْيَقِينِ ٥١

Dan sungguh, ia (Al-Quran) itu kebenaran yang meyakinkan (haqqul yaqiin)

Ammi Nur Baits dalam kajian online pada kanal Youtube anb channel berjudul Sebab Doa-doa Tidak Terkabul, mengklasifikasikan keyakinan dalam tiga tingkat. Yaitu ilmul yaqin, ainul yaqin, dan haqqul yaqin.

Ilmu yaqin keyakinan berupa informasi (ilmu). Ainul yaqin adalah keyakinan dengan menyaksikan langsung. Haqqul yaqin adalah keyakinan berupa pengalaman atau merasakan.

Ketiga klasifikasi ini memiliki kedekatan makna dalam filsafat dengan istilah rasional, empirik, dan eksistensial.

Perumusan konsep serta metode dan orientasi bisa saja berbeda namun bisa juga sama. Tingkatan ilmu itu menunjukkan realita dengan pemahaman keilmuan mendalam termasuk tentang makna dan klasifikasinya dan perbedaannya dengan pemahaman orang yang dianggap tidak meyakini tentang surga dan neraka, misalnya.

Secara sederhana, makna keyakinan, berikut klasifikasi dalam perspektif Islam dapat dipahami dari tiga contoh ini sekaligus perbedaannya dalam pandangan yang tidak memiliki keyakinan tersebut.

Pertama, ilmul yaqin, atau keyakinan yang diperoleh dari ilmu atau sekadar informasi pada janji dan ancaman berupa surga dan neraka sebagai balasan dari perbuatan setiap manusia selama hidup di dunia.

Kenikmatan surga telah diinformasikan bagi segenap umat manusia begitu pula ancaman siksa neraka yang mengerikan.

Meski sebagian tanda-tanda kebenarannya dapat disaksikan dalam kehidupan sehari-hari di dunia, namun sebagian besar janji dan ancaman tersebut saat ini adalah bersifat ilmu atau informasi dan akan disempurnakan di akhirat (kehidupan setelah kematian) kelak.

Kedua, ainul yaqin atau keyakinan yang diperoleh secara nyata dengan simbol kesaksian mata. Pada tingkatan ini, setiap orang akan melihat secara langsung kebenaran dari janji dan ancaman.

Pada tahap ini keduanya ditampakkan sebagai kebenaran bisa disaksikan selama di dunia dan alam antara (barzah) atau alam kubur.

Kebenaran disaksikan secara nyata sehingga menghasilkan keyakinan yang nyata pula. Sayangnya, tidak ada lagi penambahan amal kebaikan dan berbagai bentuk ketakwaan, bahkan saat itu tidak ada lagi pertaubatan.

Ketiga, haqqul yaqiin atau keyakinan yang kebenarannya telah dirasakan secara sungguh. Pada tahap ini, keyakinan menjelma kenyataan atau kebenaran yang dialami.

Janji dan ancaman menjadi kenyataan yang dirasakan. Kenikmatan sebagai balasan dari setiap kebaikan secara meyakinkan karena telah saatnya dirasakan, begitupun pahit dan sakitnya ancaman bagi yang berbuat sebaliknya dalam pandangan ketuhanan.

Memungkinkan komparasi atau integrasi antar kedua pemahaman, filsafat dan teologi sebagaimana dipaparkan di atas adalah dengan melihat ilmu atau informasi tentang keyakinan.

Jika pemahaman yang mengingkari keyakinan di atas, maka pemahaman tersebut hanya berada pada tingkatan pertama atau sebatas sampai informasi kepadanya tentang janji dan ancaman.

Pemeluk agama meyakini yang disyaratkan untuk meyakini ketiga jenis di atas. Namun berdasarkan perspektif tersebut, setiap orang akan mendapatkan konsekuensi dari keyakinan yang didapat.

(Nazwar, S.Fil.I., M.Phil.)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button