Aliansi BEM Surabaya Serukan Libur Nataru yang Bermakna dan Berkeadaban
Salafusshalih.com — Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diharapkan tidak berhenti sebagai sekadar waktu beristirahat dan bersenang-senang. Lebih dari itu, masa libur ini dinilai sebagai ruang refleksi, penguatan nilai kemanusiaan, serta kepedulian sosial.
Pesan tersebut disampaikan Koordinator Umum Aliansi BEM Surabaya, Nasrawi, dalam rilis pernyataannya menjelang libur Nataru, Kamis (24/12/25). Ia mengajak generasi muda Surabaya memanfaatkan waktu libur dengan kegiatan yang positif, produktif, dan bermakna.
“Libur Natal dan Tahun Baru seharusnya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. Anak muda Surabaya kami imbau untuk menjauhi aktivitas negatif seperti balap liar dan tindakan kriminal yang bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga mengganggu ketertiban umum,” kata Nasrawi.
Menurutnya, perilaku ugal-ugalan di jalan raya maupun tindakan kriminal sama sekali tidak mencerminkan karakter pemuda Surabaya yang berintegritas dan beradab. Sebaliknya, pemuda diharapkan menjadi teladan dalam menjaga ketertiban dan keamanan kota.
“Pemuda harus hadir sebagai bagian dari solusi, bukan sumber persoalan. Menjaga kondusivitas kota merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Tak hanya soal ketertiban, Nasrawi juga mengingatkan pentingnya tenggang rasa dan empati, terutama di tengah kabar duka yang tengah dialami sebagian saudara sebangsa di Sumatera dan sejumlah wilayah lain akibat bencana alam.
Pentingnya Tenggang Rasa
“Di tengah suasana libur dan perayaan, kita tidak boleh abai terhadap penderitaan saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Nataru harus menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian, empati, dan memperkuat solidaritas kebangsaan,” ujarnya.
Ia menilai nilai kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan fondasi penting yang harus terus dijaga, khususnya oleh generasi muda dan mahasiswa sebagai agen perubahan.
“Rayakan Nataru dengan kesederhanaan, tanggung jawab, dan rasa kemanusiaan. Jadikan momen ini untuk memperkuat persaudaraan, menjaga keamanan kota, serta mendoakan dan membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Aliansi BEM Surabaya mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban selama libur Natal dan Tahun Baru, sekaligus memperkuat solidaritas nasional agar perayaan Nataru berlangsung dengan aman, damai, dan penuh empati.
(Muhammad Nurfatoni)



