Hubbul Wathan

Ancaman Teror Jelang Natal dan Tahun Baru, Polda Kaltara Tingkatkan Kewaspadaan

Salafusshalih.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman terorisme menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan dapat berlangsung aman, tertib, dan khidmat di wilayah Kaltara.

Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menegaskan bahwa ancaman terorisme masih menjadi tantangan serius yang tidak boleh dianggap remeh, meskipun kondisi keamanan di wilayah Kaltara saat ini relatif kondusif. “Tindakan teroris tentu akan menjadi ancaman yang sampai saat ini perlu kita antisipasi. Kita tidak underestimate, khususnya menjelang pelaksanaan ibadah Natal,” ujar Djati.

Menurutnya, Polda Kaltara bersama jajaran akan menerapkan pengamanan secara prosedural di seluruh lokasi ibadah Natal. Langkah tersebut meliputi pemeriksaan hingga sterilisasi tempat-tempat yang akan digunakan umat Kristiani untuk beribadah.

“Pada saat jelang ibadah Natal, kita akan lakukan pengamanan secara prosedural, termasuk pemeriksaan terhadap tempat-tempat yang akan digunakan untuk ibadah,” jelasnya.

Dari sisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolda menekankan pentingnya memastikan setiap lokasi ibadah benar-benar aman sebelum digunakan. Sterilisasi dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan personel kepolisian serta dukungan unsur terkait.

“Untuk menjamin pelaksanaan ibadah Natal berlangsung aman dan khidmat, pastikan setiap lokasi ibadah sudah disterilisasi,” tegasnya.

Selain pengamanan oleh aparat kepolisian, Kapolda juga mendorong keterlibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dalam kegiatan pengamanan dan pelayanan. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk nyata toleransi antarumat beragama serta kebersamaan dalam menjaga situasi keamanan di Kaltara.

“Libatkan ormas-ormas keagamaan dalam kegiatan pelayanan sebagai bentuk toleransi beragama dan kebersamaan dalam menjaga keamanan,” tambahnya.

Lebih lanjut, pengamanan tidak hanya difokuskan pada tempat ibadah, tetapi juga akan diperketat di pusat-pusat keramaian serta lokasi perayaan malam pergantian tahun. Upaya deteksi dini dan tindakan pencegahan atau preventive strike menjadi kunci utama dalam mengantisipasi potensi aksi teror.

Dengan pengamanan berlapis tersebut, Polda Kaltara berharap masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, serta penuh kedamaian. “Ancaman terorisme menjadi tantangan serius. Untuk itu, kedepankan deteksi dini dan preventive strike, serta lakukan penjagaan ketat di pusat keramaian maupun tempat ibadah agar tidak ada letupan sekecil apa pun, baik saat ibadah Natal maupun malam pergantian tahun,” pungkas Djati.

(Ahmad Fairozi)

Related Articles

Back to top button