Tsaqofah

Bangkit Lebih Pagi, Hidup Makin Berarti

Salafusshalih.com – Dalam hidup ini, ukuran kesuksesan bukan hanya soal materi, tetapi juga seberapa besar kita mampu menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari.

Perubahan kecil yang konsisten menuju kebaikan adalah tanda keberuntungan dari Allah. Sebaliknya, jalan di tempat—apalagi mundur dalam hal iman dan amal—adalah kerugian bahkan musibah rohani yang harus diwaspadai.

Nabi Saw. bersabda:

من كان يومه خيرا من أمسه فهو رابح، ومن كان يومه مثل أمسه فهو مغبون ومن كان يومه شرا من أمسه فهو ملعون

“Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, maka ia telah beruntung. Barangsiapa hari ini sama seperti kemarin, maka ia telah merugi. Dan barangsiapa hari ini lebih jelek dari kemarin, maka ia tergolong orang-orang yang celaka.”

Setiap hari adalah kesempatan baru untuk memperbaiki diri dan menambah amal saleh. Jangan biarkan waktu berlalu sia-sia tanpa makna. Mari kita panjatkan doa agar perjalanan hidup kita senantiasa dalam bimbingan-Nya.

“Ya Allah ya Rabb… waktu terus berjalan. Jadikanlah hidup kami semakin hari semakin baik, bermanfaat, dan berprestasi. Amin.”

Salah satu langkah nyata untuk memperbaiki diri adalah memulai hari dengan ibadah yang istimewa. Bangun sebelum fajar, basuh wajah dengan air wudu, lalu menghadap ke hadirat-Mu dalam keheningan malam.

Tahajud adalah ruang intim antara hamba dan Rabb-nya, tempat terbaik untuk memohon, bermuhasabah, dan menguatkan niat kebaikan.

(Ustadz Soedjono, M.Pd.)

Related Articles

Back to top button