Hubbul Wathan

Arab Saudi, Turki, dan Pakistan Sepakati Kerja Sama Pertahanan untuk Perkuat Stabilitas Kawasan

Salafusshalih.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengatakan kesepakatan yang ditandatangani Turki, Arab Saudi, dan Pakistan di Mekkah pada Jumat (7/8/2026) bertujuan memperkuat upaya pemberantasan terorisme sekaligus mendorong stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Ketiga negara tersebut menandatangani memorandum kerja sama pertahanan kolektif. Kesepakatan itu mencakup sejumlah bentuk kerja sama, termasuk pertukaran informasi intelijen dan koordinasi keamanan regional.

Mengutip surat kabar Turkiye, bergabungnya Turki dalam sistem kerja sama pertahanan strategis Arab Saudi dan Pakistan dinilai dapat menjadi langkah penting yang berpotensi memengaruhi keseimbangan kekuatan di Timur Tengah. Kerja sama awal antara Arab Saudi dan Pakistan tersebut telah disepakati pada 2025.

Erdoğan mengatakan kesepakatan tersebut didasarkan pada prinsip pencegahan kolektif. Menurutnya, kerja sama itu diharapkan dapat memperkuat hubungan di bidang keamanan dan pertahanan, mendorong pengembangan proyek bersama dalam industri pertahanan, serta meningkatkan koordinasi dalam pemberantasan terorisme.

“Kesepakatan yang didasarkan pada prinsip pencegahan kolektif ini akan berkontribusi dalam memajukan kerja sama keamanan dan pertahanan kita, mengembangkan proyek bersama di industri pertahanan, serta memerangi terorisme,” kata Erdoğan melalui platform X.

Erdoğan menegaskan bahwa kesepakatan tersebut tidak ditujukan untuk menghadapi atau memusuhi negara tertentu. Ia mengatakan kerja sama itu terbuka bagi negara-negara sahabat yang memiliki kepentingan terhadap terciptanya perdamaian, kemakmuran, dan stabilitas di kawasan.

Menurut Erdoğan, dokumen tersebut ditandatangani di Mekkah dalam pertemuannya dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman serta Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif. Presiden Turki itu kembali menegaskan bahwa kesepakatan tersebut berlandaskan prinsip pencegahan kolektif dan mencakup langkah-langkah untuk memperdalam kerja sama keamanan serta pertahanan kedua negara, mengembangkan proyek pertahanan bersama, dan mengoordinasikan upaya dalam memerangi terorisme.

Erdoğan juga menyatakan bahwa kesepakatan tersebut menegaskan kembali hak setiap negara untuk melakukan pembelaan diri sesuai dengan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Di sisi lain, Erdoğan menegaskan bahwa Ankara akan tetap mempertahankan pendekatan penyelesaian konflik dan krisis regional melalui dialog serta diplomasi. Turki, kata dia, juga akan terus berpegang pada prinsip hukum internasional dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan di kawasan.

Kesepakatan trilateral tersebut menandai penguatan hubungan strategis antara Turki, Arab Saudi, dan Pakistan, khususnya dalam bidang pertahanan, keamanan, pertukaran intelijen, serta upaya bersama menghadapi ancaman terorisme dan menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.

(Ahmad Fairozi)

Redaksi

Salafusshalih.com.com adalah media yang menfokuskan diri pada topik kebangsaan, keadilan, kesetaraan, kebebasan dan kemanusiaan dengan spirit menguatkan agama meneguhkan Indonesia.

Related Articles

Back to top button